Tak sesempurna seperti lukisan Tuhan
Tak seindah karang dilautan
Jalan hidup sangat berliku dan terjal
Terusku mendaki mencari kedamaian hati
Berlari, tertatih tatih
Mengejar langkah yg tertinggal
Dan kadang harus menahan napas
Meski tak cuma sehela
Apa itu cinta, kasih sayang, dan empati
Pada siapakah aku harus mempelajarinya
Bagaikan kertas kosong tak bertuliskan kata
Hanya kehampaan dan kesunyian dalam gelapnya angkasa
Bilamana, samapai tubuh renta
Namun, aku tak temukan jawabannya
Akankah aku mati dengan membawa sejuta tanya?
Dalam kubur yg sempit dan tak berteman

2 komentar:
belajar bisa dari mana aja mbak cip2...?hehe :D
bilamana sampai tubuh renta hingga bertemu kubur..bukankah nanti akan ada jawaban nya...dikehidupan yang abadi..
bukan kah semua diciptakan berpasangan..
layak nya awal dan akhir,pertemuan dan perpisahan..pertanyaan dan jawaban..
saia juga bertanya-tanya mbak cip2..hehe.. :D
ah,,onny,,,saia lagi g sedang membicarakan pasangan hidup tar siapa,,,
cuma , bagaimanakah sebenarnya perjalanan hidup saia,,,begitu,,,wkwkwkwk,,,
terimakasih atas komentarnya...
ditunggu komentarnya2 di tulisan2 saia yg lain
makasih..
:D
Posting Komentar